Mau Usahamu Tampil di Google? Begini Caranya!

Pernah nggak sih, kamu mencari toko, tempat makan, atau jasa tertentu lewat Google sebelum memutuskan untuk membeli? Tinggal ketik beberapa kata, lalu muncul berbagai pilihan bisnis lengkap dengan alamat, foto, ulasan, bahkan website-nya.
Nah, sekarang coba bayangkan kalau seseorang sedang mencari produk atau jasa yang kamu tawarkan, tetapi bisnis kamu justru nggak muncul di hasil pencarian. Padahal, bisa jadi orang tersebut adalah calon pelanggan potensial yang sedang membutuhkan produkmu.
Sayang banget, kan?
Di era digital seperti sekarang, punya produk bagus dan pelayanan yang oke memang penting. Tapi, bisnis kamu juga perlu mudah ditemukan oleh orang yang membutuhkannya.
Kabar baiknya, kamu nggak harus langsung punya strategi digital yang rumit untuk memulainya. Ada beberapa langkah sederhana yang bisa kamu lakukan supaya bisnis lebih mudah ditemukan di Google.
Yuk, bahas satu per satu!
Kenapa Usahamu Perlu Muncul di Google?
Sekarang, banyak orang mengandalkan Google untuk mencari informasi sebelum membeli sesuatu. Mulai dari mencari tempat makan terdekat, membandingkan harga produk, sampai mencari jasa profesional di kota mereka.
Misalnya, ada seseorang di Bengkulu yang sedang mencari jasa desain interior, katering, toko oleh-oleh, atau tempat servis laptop. Mereka mungkin akan mengetik kata kunci seperti "jasa desain interior Bengkulu" atau "katering di Bengkulu" di Google.
Kalau bisnismu punya informasi online yang relevan dan mudah ditemukan, kamu punya peluang untuk menarik perhatian orang tersebut.
Ada beberapa manfaat yang bisa kamu dapatkan ketika bisnis mulai membangun kehadiran di Google:
Lebih mudah ditemukan calon pelanggan. Orang yang sedang mencari produk atau jasa yang kamu tawarkan punya kesempatan untuk mengenal bisnismu.
Bisnis terlihat lebih meyakinkan. Informasi usaha, foto produk, ulasan, dan website yang dikelola dengan baik bisa membantu membangun kepercayaan.
Jangkauan pasar lebih luas. Bisnismu berpeluang dikenal oleh orang di luar lingkungan sekitar.
Membuka peluang penjualan baru. Semakin relevan calon pelanggan yang menemukan bisnismu, semakin terbuka peluang terjadinya transaksi.
Tentu saja, muncul di Google bukan jaminan penjualan langsung meningkat. Namun, ini bisa menjadi salah satu langkah penting untuk memperluas jangkauan pemasaran bisnis.
1. Daftarkan Bisnismu di Google Business Profile
Kalau kamu punya usaha lokal, langkah pertama yang bisa dicoba adalah memanfaatkan Google Business Profile.
Google Business Profile merupakan layanan yang memungkinkan bisnis mengelola informasi usahanya agar dapat ditampilkan di Google Search dan Google Maps, sesuai kelayakan dan proses verifikasi yang berlaku.
Melalui profil ini, kamu bisa menampilkan informasi seperti:
Nama bisnis dan kategori usaha.
Alamat atau area layanan.
Jam operasional.
Nomor telepon dan informasi kontak.
Foto produk, tempat usaha, atau layanan.
Ulasan dari pelanggan.
Misalnya, kamu punya kedai kopi di Bengkulu. Ketika seseorang mencari tempat ngopi di sekitar lokasinya, profil bisnis yang relevan bisa membantu orang tersebut menemukan informasi tentang kedaimu.
Bagaimana cara memulainya?
Buka halaman Google Business Profile melalui
google.com/business.Login menggunakan akun Google.
Tambahkan nama dan kategori bisnismu.
Lengkapi informasi alamat atau area layanan sesuai jenis usaha.
Tambahkan kontak, jam operasional, dan foto yang relevan.
Selesaikan proses verifikasi yang diminta Google.
Pastikan semua informasi yang kamu masukkan benar dan konsisten. Setelah profil aktif, jangan lupa memperbarui informasi ketika ada perubahan jam buka, alamat, atau layanan.
Perlu diingat, membuat profil bisnis tidak otomatis menjamin usahamu tampil di posisi teratas Google. Relevansi, jarak, dan tingkat keterkenalan bisnis merupakan beberapa faktor yang dapat memengaruhi hasil pencarian lokal.
2. Buat Website untuk Bisnismu
Sudah punya akun Instagram dan WhatsApp Business? Bagus! Keduanya bisa membantu kamu berkomunikasi dengan pelanggan dan mempromosikan produk.
Namun, ada satu hal yang bisa melengkapi keduanya: website bisnis.
Website memungkinkan kamu menyajikan informasi usaha dalam satu tempat yang bisa diakses melalui internet. Kamu bisa menampilkan profil bisnis, daftar produk atau layanan, portofolio, informasi kontak, hingga cara pemesanan.
Yang menarik, website juga membuka peluang agar bisnismu ditemukan melalui pencarian Google.
Contohnya, kamu punya usaha percetakan di Bengkulu. Kamu bisa membuat halaman website yang menjelaskan layanan cetak banner, kartu nama, undangan, dan kebutuhan percetakan lainnya.
Ketika halaman tersebut memiliki informasi yang relevan dan memenuhi berbagai praktik SEO yang baik, halaman itu berpeluang muncul saat seseorang mencari layanan terkait.
Ada beberapa alasan mengapa website layak dipertimbangkan:
Informasi bisnis jadi lebih lengkap.
Calon pelanggan bisa mengenal usaha, melihat layanan, dan menemukan kontak tanpa harus menggulir banyak unggahan media sosial.
Bisnis punya alamat digital sendiri.
Dengan domain sendiri, misalnya namabisnis.com, kamu bisa membangun identitas online yang lebih konsisten dan profesional.
Punya peluang ditemukan melalui pencarian organik.
Website yang informatif dan dioptimalkan dengan baik dapat membantu calon pelanggan menemukan bisnismu tanpa harus selalu bergantung pada iklan berbayar.
Jadi, website bukan sekadar pajangan online. Kalau dirancang sesuai kebutuhan, website bisa menjadi salah satu bagian penting dari strategi pemasaran digital bisnismu.
3. Gunakan Kata Kunci yang Sesuai dengan Bisnismu
Pernah memperhatikan kata-kata yang kamu ketik saat mencari sesuatu di Google?
Misalnya, "jasa pembuatan website Bengkulu", "toko kue terdekat", atau "jasa fotografi untuk acara pernikahan".
Kata atau frasa yang diketik pengguna seperti itu disebut kata kunci atau keyword.
Kalau ingin website lebih mudah ditemukan, kamu perlu memahami istilah yang mungkin digunakan calon pelanggan ketika mencari produk atau jasa yang kamu tawarkan.
Contohnya:
Usaha katering bisa menggunakan frasa seperti "jasa katering Bengkulu".
Bisnis laundry bisa membahas layanan laundry berdasarkan wilayah layanan yang sebenarnya.
Usaha kerajinan bisa menampilkan nama produk, bahan, dan kegunaan produk secara jelas.
Penyedia jasa website bisa membuat halaman layanan yang menjelaskan jasa pembuatan website untuk UMKM.
Kamu bisa menempatkan kata kunci yang relevan pada judul halaman, heading, deskripsi layanan, dan isi konten. Namun, gunakan secara alami, ya.
Jangan sampai satu kata kunci diulang terus-menerus sampai tulisan terasa aneh. Google berupaya menampilkan konten yang relevan dan bermanfaat bagi pengguna, bukan sekadar halaman yang dipenuhi kata kunci.
Fokuslah menjawab kebutuhan calon pelanggan dengan informasi yang jelas dan benar-benar berguna.
4. Buat Konten yang Menjawab Pertanyaan Calon Pelanggan
Salah satu cara mengembangkan website adalah dengan membuat konten yang membahas pertanyaan atau masalah yang sering dihadapi pelanggan.
Kamu nggak harus selalu membuat artikel yang panjang. Yang penting, topiknya relevan dan jawabannya membantu pembaca.
Misalnya, kalau kamu punya usaha kuliner, kamu bisa membahas:
Cara memilih paket katering untuk acara keluarga.
Tips menyimpan makanan agar tetap segar.
Hal yang perlu diperhatikan sebelum memesan makanan untuk acara.
Kalau kamu menjalankan bisnis jasa, kamu bisa membahas proses pengerjaan, pilihan layanan, estimasi waktu, atau hal-hal yang perlu disiapkan pelanggan sebelum menggunakan jasamu.
Konten seperti ini bisa membantu calon pelanggan memahami layanan yang kamu tawarkan sekaligus memperkenalkan bisnis kepada orang yang mencari informasi terkait.
Supaya lebih optimal, pastikan artikel memiliki judul yang jelas, struktur heading yang rapi, informasi yang akurat, dan jawaban yang sesuai dengan kebutuhan pembaca.
Ingat, jangan membuat artikel hanya demi mengejar jumlah postingan. Lebih baik menerbitkan konten yang bermanfaat daripada banyak artikel yang isinya berulang dan tidak memberikan nilai tambah.
5. Lengkapi Informasi dan Bangun Kepercayaan
Bayangkan kamu menemukan dua bisnis di Google. Bisnis pertama punya informasi yang lengkap, foto yang jelas, alamat yang sesuai, dan website yang bisa dikunjungi. Sementara itu, bisnis kedua hanya menampilkan nama tanpa informasi tambahan.
Kamu mungkin akan lebih mudah memahami dan mempertimbangkan bisnis pertama karena informasinya tersedia dengan lebih jelas.
Itulah mengapa kehadiran digital perlu diikuti dengan pengelolaan informasi yang baik.
Beberapa hal yang bisa kamu lakukan antara lain:
Gunakan nama bisnis yang konsisten di berbagai platform.
Tampilkan foto produk atau hasil pekerjaan yang asli dan berkualitas.
Pastikan informasi kontak mudah ditemukan.
Jelaskan layanan, harga atau kisaran harga jika memungkinkan, serta area pelayanan.
Minta pelanggan yang benar-benar pernah menggunakan jasamu untuk memberikan ulasan secara jujur.
Tanggapi pertanyaan dan ulasan pelanggan dengan sopan.
Ulasan pelanggan bisa membantu calon pembeli memahami pengalaman orang lain. Namun, jangan membeli ulasan palsu atau meminta orang yang tidak pernah menggunakan layananmu untuk memberikan testimoni.
Kepercayaan dibangun dari informasi yang akurat, pelayanan yang baik, dan pengalaman pelanggan yang nyata.
6. Pastikan Website Nyaman Dibuka Lewat HP
Ini juga penting, tetapi kadang terlupakan.
Banyak orang mengakses internet melalui smartphone. Jadi, kalau website bisnis kamu sulit dibuka di HP, tulisannya terlalu kecil, atau tombol kontaknya sulit ditemukan, calon pelanggan bisa kesulitan mendapatkan informasi yang mereka butuhkan.
Website yang baik seharusnya tetap nyaman digunakan di berbagai ukuran layar.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan:
Tampilan menyesuaikan ukuran layar ponsel.
Teks mudah dibaca tanpa harus memperbesar layar.
Menu navigasi sederhana dan jelas.
Foto tidak membuat halaman terlalu berat.
Tombol WhatsApp atau kontak mudah ditemukan.
Halaman dapat dimuat dengan wajar dan tidak mengalami banyak gangguan teknis.
Selain kenyamanan pengguna, aspek teknis seperti keamanan HTTPS, struktur halaman, dan kemampuan Google mengakses konten juga perlu diperhatikan.
Kalau website kamu sudah ada, coba buka melalui HP dan rasakan sendiri apakah informasinya mudah ditemukan. Kalau belum nyaman, mungkin sudah waktunya melakukan perbaikan.
7. Pantau Perkembangan Bisnismu di Google
Setelah melakukan beberapa langkah tadi, jangan langsung berhenti. Kamu juga perlu memantau apakah upaya yang dilakukan mulai memberikan hasil.
Kalau sudah punya website, kamu bisa memanfaatkan Google Search Console untuk melihat bagaimana halaman website tampil di hasil pencarian Google.
Beberapa informasi yang bisa dipantau antara lain:
Kata kunci yang membuat halamanmu muncul.
Jumlah tayangan halaman di hasil pencarian.
Jumlah klik dari hasil pencarian.
Halaman yang mendapatkan perhatian pengguna.
Masalah pengindeksan yang perlu diperiksa.
Sementara itu, jika menggunakan Google Business Profile, kamu juga bisa melihat data performa yang tersedia, seperti bagaimana orang menemukan profil bisnis dan interaksi yang dilakukan.
Data ini bisa menjadi bahan evaluasi. Misalnya, kalau banyak orang mencari layanan tertentu, kamu bisa mempertimbangkan untuk membuat halaman khusus yang menjelaskan layanan tersebut dengan lebih lengkap.
Perlu diingat, perubahan hasil pencarian tidak selalu terjadi secara instan. Karena itu, lakukan evaluasi secara berkala dan perbaiki strategi berdasarkan data, bukan hanya perkiraan.
Jadi, Apakah Bisnis Harus Punya Website agar Bisa Muncul di Google?
Nggak harus selalu punya website untuk mulai muncul di Google.
Bisnis lokal yang memenuhi syarat bisa memanfaatkan Google Business Profile, sedangkan konten di platform lain juga dapat muncul di hasil pencarian. Namun, website memberikan ruang yang lebih leluasa untuk mengelola informasi, menyajikan layanan, dan membangun identitas digital bisnis sendiri.
Kalau kamu baru mulai, kamu bisa mengoptimalkan profil bisnis terlebih dahulu. Setelah itu, pertimbangkan membuat website sesuai kebutuhan dan kemampuan usaha.
Nggak perlu langsung membangun sistem yang rumit. Website company profile sederhana dengan informasi usaha, layanan, portofolio, dan kontak bisa menjadi langkah awal yang masuk akal bagi banyak bisnis.
Yang terpenting, pilih solusi yang sesuai dengan tujuan bisnis dan pastikan informasinya benar-benar bermanfaat bagi calon pelanggan.
Mau Bisnismu Lebih Mudah Ditemukan di Google?
Membangun kehadiran digital memang membutuhkan proses. Mulai dari melengkapi informasi bisnis, membuat konten yang relevan, sampai mengoptimalkan website agar lebih mudah ditemukan oleh calon pelanggan.
Kalau kamu ingin membawa bisnismu ke tahap berikutnya, memiliki website yang dirancang dengan baik bisa menjadi salah satu langkah yang layak dipertimbangkan.
Pioneers Software House membantu pelaku UMKM dan bisnis mengembangkan website sesuai kebutuhan, mulai dari website company profile, katalog produk, hingga website dengan fitur khusus.
Kami ingin membantu kamu memiliki website yang informatif, mudah digunakan, dan mendukung kebutuhan bisnis di dunia digital.
Punya rencana membuat website untuk usahamu? Yuk, diskusikan kebutuhan bisnismu bersama Pioneers Software House dan temukan solusi website yang sesuai dengan tujuan serta anggaranmu.
Karena bisnis yang baik bukan cuma perlu punya produk atau layanan berkualitas, tetapi juga perlu memberikan kesempatan kepada calon pelanggan untuk menemukannya.